Mengenal Susu Tempe, Apa Bedanya dengan Susu Kedelai?

Sumber Gambar : Foto ilustrasi: Charlotte May from Pexels
Selain diolah menjadi berupa makanan, tempe juga bisa diolah menjadi minuman. Hal ini mungkin terdengar asing, tapi nyatanya ada, lo. Salah satunya susu tempe.
 
Berdasarkan hasil sejumlah penelitian beberapa universitas di Indonesia, seperti Universitas Nasional Karangturi, Universitas Ichsan Gorontalo, dan Universitas Dehasen Bengkulu, salah satunya dalam jurnal Aplikasi Xanthan Gum Pada Pengolahan Susu Tempe, untuk membuat susu tempe diperlukan beberapa tahap seperti penggilingan, penyaringan, penambahan bahan tambahan pangan, dan pemanasan.
 
Lalu, apa bedanya dengan susu kedelai? Melansir dari laman theAsianparent, warna susu kedelai cenderung putih susu dengan aroma langu yang khas, sementara susu tempe memiliki rasa gurih dengan warna agak cokelat kekuningan.
 
Perbedaan keduanya juga bisa dilihat dari manfaat susu tempe yang lebih mudah diserap tubuh dibandingkan dengan susu kedelai. Selain itu, susu tempe juga mengandung lebih sedikit lemak daripada jenis susu lainnya.
 
Sebagaimana dilansir PaprikaLiving, menurut Dymas Widiastaria SGz, Healthcare Nutrition Solution dari Danone Early Life Nutrition, kandungan kalsium susu tempe cukup tinggi. Sumber vitamin B12 yang ada pada susu tempe bermanfaat bagi fungsi otak dan sistem saraf, serta pembentukan darah. Bahkan, dikutip dari Huffington Post, susu dari produk seperti tempe dapat mengalirkan asam amino yang besar ke dalam darah, sehingga bagus untuk memperbesar massa otot.

Anda juga bisa membuat susu tempe di rumah dengan resep berikut ini. Pertama, tempe dipotong seragam, lalu direbus selama 5 menit. Setelah ditiriskan, blender tempe rebus dengan segelas air. Saring dengan kain bersih atau saringan. Jika terlalu kental, Anda boleh menambahkan air lagi. Rebus susu tempe hingga mendidih.
Tambahkan gula atau perasa seperti coklat, boleh juga menambahkan madu atau kurma. Voila, susu tempe siap disajikan. [*]

Create By : Admin
Artikel Lainnya