Rahasia di Balik Tempe Tepung yang “Kriuk”

Sumber Gambar : Canva

Tempe bisa diolah menjadi bermacam menu masakan yang digemari oleh banyak orang. Ada yang doyan tempe mendoan, ada juga yang gemar “menyandingkan” tempe orek dengan nasi hangat.


Satu lagi yang peminatnya banyak adalah tempe goreng tepung. Dimakan selagi hangat sebagai kudapan atau sebagai pelengkap makan nasi, tempe tepung rasanya tak pernah gagal bikin lidah bergoyang. Apalagi kalau masih renyah, sensasi kriuk-nya menggoda selera.


Meski terlihat sederhana, membuat tempe tepung yang renyah ternyata tidak semudah membalik telapak tangan. Kadang setelah jadi, hasilnya terlalu keras atau terlalu empuk.


Beberapa waktu lalu Sajian Sedap memberikan rahasia di balik tempe yang renyah alias kriuk dengan bermodal air dingin atau air es dan campuran dua jenis tepung, yaitu tepung terigu dan tepung beras. Namun, jangan asal mencampur, ada perbandingan yang mesti diperhatikan. Takaran tepung terigu harus lebih banyak dibandingkan tepung beras.


Dijelaskan di situs web tersebut, campuran tepung beras yang terlalu banyak membuat tempe goreng tepung jadi keras saat tempe goreng sudah dingin. Jadi, kita bisa menggunakan perbandingan 75 persen tepung terigu dan 25 persen tepung beras.


Satu lagi yang punya andil membuat tempe goreng tepung jadi renyah adalah air dingin atau air es, yang ternyata punya efek merenyahkan jika digunakan untuk membuat adonan tepung. 


Namun, jangan lupa untuk memastikan adonan tepung tersebut tidak terlalu kental atau terlalu encer. Kalau terlalu kental dikhawatirkan kulitnya akan terlalu tebal, butuh waktu menggoreng lebih lama, dan bisa jadi keras. Sementara itu jika terlalu encer, bisa saja adonan jadi tidak bisa menempel pada tempe. Selamat mencoba! [*]



Create By : Admin
Artikel Lainnya