
Penggunaan minyak kedelai untuk memasak tentu sudah sering kita dengar. Namun, hal yang satu ini istimewa, penggunaan minyak kedelai sebagai bahan bakar alternatif.
Negara tropis seperti di Indonesia tidak mengenal musim dingin. Suhu relatif hangat sepanjang tahun. Hal yang berbeda dengan negara subtropis. Saat musim dingin tiba, orang-orang di negara ini membutuhkan sistem pemanas yang biasanya mengandalkan bahan bakar fosil untuk bisa menghangatkan ruangan.
Di tengah upaya untuk menekan kerusakan lingkungan dengan mencari sumber bahan bakar terbarukan, ada kabar baik tentang hadirnya bahan bakar Bioheat®, sebuah alternatif bahan bakar yang menggunakan bahan baku terbarukan yang bisa mengurangi emisi gas rumah kaca hingga lebih dari 80%. Hal ini yang antara lain dipelajari oleh penyanyi, aktor, dan pemilik restoran, Donnie Wahlberg.
Sebagaimana dilansir www.ussoy.org, ketika Donnie menjelajahi industri minyak pemanas di kampung halamannya, dia mendapati bahwa banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki pilihan bahan bakar rendah karbon, yaitu Bioheat® yang seleras dengan langkah menuju dekarbonisasi.
Saat ini, bahan bakar Bioheat® tersedia di seluruh wilayah Timur Laut Amerika Serikat. Bahan bakar ini merupakan campuran biodiesel dengan bahan bakar pemanas bersulfur sangat rendah.
"Bioheat® mencampur biodiesel dengan kadar mulai dari 2% hingga 5% hingga lebih dari 20%," kata Heather Buechter, direktur komunikasi Clean Fuels Alliance America. "Ini adalah satu-satunya bahan bakar pemanas cair yang dapat menurunkan emisi karbon. Dan, industri ini bergerak menuju campuran biodiesel yang lebih tinggi dengan tujuan akhir mencapai emisi karbon nol bersih."
Oleh karena terbuat dari hasil sampingan pertanian, bahan bakar ini dapat diperbarui. Bahan baku utama untuk biodiesel adalah minyak kedelai dari kedelai Amerika Serikat. Melalui Bioheat® fuel, kedelai tersebut menawarkan solusi berkelanjutan bagi Bumi.
"Bioheat® fuel mengurangi emisi sulfur, karbon dioksida, partikulat, dan merkuri," tambah Buechter. "Itu benar-benar memungkinkan semua orang untuk bernapas lebih lega, sambil tetap hangat." [*]