Besengek Tempe Benguk, Makanan Berkhasiat Pendamping Geblek Khas Kulon Progo
Sumber Gambar : Tangkapan layar dari www.warisanbudaya.kemdikbud.go.id/
Rasa gurih dengan tekstur yang kering di bagian luar, tapi terasa kenyal di bagian dalam, terutama saat dikunyah adalah salah satu ciri khas geblek, makanan khas dari Kulon Progo, Yogyakarta.
Berbahan dasar singkong, makanan yang cocok menjadi camilan saat minum teh dan kopi ini menjadi ikon kuliner dan identitas daerah tersebut. Selain itu, geblek juga menjadi inspirasi motif batik Kulon Progo, batik geblek renteng.
Kenikmatan geblek akan jadi makin paripurna kalau dibarengi dengan besengek tempe benguk. Makanan berwarna hitam keabu-abuan ini terbuat dari biji kacang koro yang difermentasi hingga menjadi tempe. Tempe ini kemudian diolah dengan metode besengek, yaitu dengan memasak tempe benguk dalam rendaman santan berbumbu.
Biji kacang koro merupakan salah satu jenis kacang yang termasuk dalam kelompok kacang polong dan dikenal dengan nama jack bean. Jenis kacang ini biasa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan tempe. Peneliti India, sebagaimana dilansir situs web www.goodnewsfromindonesia.id, menemukan bahwa koro memiliki khasiat untuk membantu mengobati artritis.
Sementara mengutip dari www.karangsari-kulonprogo.desa.id, kacang ini memiliki kandungan vitamin C dan gizi yang baik untuk imunitas tubuh. Selain itu juga mengandung karbohidrat dan protein yang cukup tinggi dengan kandungan lemak rendah. Biji koro benguk kaya akan senyawa alkaloid, prurienidin, B-sitosterol, glution, lesitin, asam vernolat dan asam galat. Benguk memiliki sejumlah zat bioaktif lainnya termasuk triptamin, alkilamin, steroid, flavonoid 9 kumarin, kardenolid, magnesium, tembaga, zink, mangan dan besi.
Besengek tempe benguk mulai dikenal oleh masyarakat Kulon Progo sebagai bahan pangan dari hasil sumber daya alam kacang koro benguk. Makanan khas ini diperkirakan sudah ada sejak lebih dari empat generasi. Hal lain yang membuat besengek tempe benguk istimewa adalah warnanya yang punya makna filosofis, yaitu bahwa dalam kehidupan ini ada hitam dan abu-abu. Ada pula yang meyakini bahwa besengek tempe dikaitkan dengan semangat kesederhanaan. [*]