Yuk, Kenalan Sama Tempe Menjes

Sumber Gambar : Tangkapan layar akun YouTube Dapur Cimoetz

Namanya mungkin asing di telinga, kalah populer dengan tempe kedelai kuning yang biasa kita temui. Namun, tempe yang populer di Jawa Timur, khususnya Malang ini juga bagian dari “Keluarga tempe” dan menambah panjang daftar kekayaan kuliner Nusantara. Inilah, tempe menjes.


Beberapa orang menyebut, tempe menjes adalah sama dengan tempe gembus yang banyak dijumpai di Jawa Tengah dan Yogyakarta.


Mengutip Wikipedia, di Malang ada dua jenis menjes: yaitu menjes kasar yang dibuat dibuat dari kedelai hitam atau ampas tempe dan menjes bertekstur halus dibuat dari ampas pembuatan tahu serta ampas kelapa. Jenis yang lembut inilah yang mungkin dianggap sama dengan tempe gembus.


Sementara dalam buku Tempe Alternatif dari Bahan Non Kedelai karya Mulyati Dewi Aisyah dan Hesti Weningtyas disebutkan bahwa tempe menjes dibuat dari kedelai sisa hasil produksi tahu. Ampas tahu/ampas kelapa dicampur kacang Tanah. 


Menurut beberapa penuturan orang, tempe menjes nikmat jika disantap saat masih panas/hangat dan menjadi lauk nasi. Kalau suka pedas, cocolan sambal akan melengkapi momen bersantap jadi lebih berkesan.


Salah satu yang menawarkan hal itu adalah Sambal Bawang Mbok Jayus. Laman aboutmalang.com merekomendasikan menyantap tempe menjes ini dengan sambal bawang.


Sebenarnya, menurut laman itu, ada banyak lauk lain yang bisa dipilih seperti tahu, ayam goreng, tempe, tahu, pindang, dadar jagung, dan aneka gorengan. Namun, memang yang paling nendang adalah tempe menjes ini. Tertarik mencoba? [*]


Create By : Admin
Artikel Lainnya