Tempe Sanan, Buah Tangan dari Malang

Sumber Gambar : www.canva.com

Kala bepergian, entah untuk jalan-jalan atau untuk urusan pekerjaan, jangan lupa membawa buah tangan alias oleh-oleh. Dari Malang, keripik tempe sanan bisa jadi pilihan.


Terutama pada hari raya, keripik tempe ini laris manis diserbu pembeli. Sebagaimana dimuat di Kompas.id pada April 2023, Sekretaris Paguyuban Keripik Tempe Sanan, Rudi Ikhwan, mengatakan, keripik tempe Sanan memang selalu diburu orang sebagai makanan atau oleh-oleh khas Malang, termasuk saat Lebaran tahun ini.


”Sejak sebelum Lebaran, kami sudah mulai menambah produksi. Saya biasanya produksi keripik 30 kilogram (kg) per hari, maka saya tambah 10-30 kg lagi per harinya. Ini untuk memenuhi besarnya permintaan selama Lebaran,” katanya.


Masih dari sumber yang sama. Rudi mengaku, meski setiap hari sudah memproduksi banyak keripik tempe, hampir semua keripik buatannya sudah dipesan orang. ”Saya full melayani kebutuhan mereka yang memesan sehingga tidak ada yang saya jual di toko. Saya kirim ke Bali, Jombang, Surabaya, dan lainnya,” ujarnya.


Inovasi

Penasaran dari mana asal nama keripik tempe ini?


Kalau kamu menebak nama penganan ini berasal dari kawasan Sanan, jawabanmu benar. Kawasan ini sejak lama sudah menjadi sentra produksi dan penjualan keripik tempe di Kota Malang.


Lokasi persisnya berada di RW 014, RW 015, dan RW 016, Kelurahan Sanan, Kecamatan Blimbing. Diperkirakan ada lebih dari 300 perajin keripik tempe di kawasan itu.


Keripik tempe Sanan mulai berkembang dan dikenal luas sejak tahun 1990-an. Seperti banyak makanan masa kini, keripik tempe Sanan pun punya bermacam varian rasa, misalnya original, jagung manis, udang, seafood, dan keju.


Soal sejarahnya, infokomputer.grid.id pada januari 2022 pernah melansir bahwa pada awalnya, masyarakat kawasan itu memang sebatas hanya menjadi perajin tempe mentah.

Namun, karena penjualan tempe mentah terkadang mengalami pasang surut. Para perajin tempe di Kampung Sanan akhirnya melakukan inovasi untuk membuat olahan dari tempe mentah yang belum terjual. Inovasi inilah yang kemudian mendapat respons positif, berkembang, dan populer sampai sekarang.

Tertarik mencoba? Di lokapasar (marketplace) ada banyak toko yang menawarkan penganan ini. Jadi, kalau kamu belum pernah mencicipi dan penasaran dengan rasanya, yuk segera masukkan ke dalam keranjang belanja! [*]


Create By : Admin
Artikel Lainnya