Makan Tahu/Tempe Bisa Menimbulkan Asam Urat, Benarkah?

Sumber Gambar : Canva

Penyakit asam urat mungkin jadi hal yang sering kita baca atau dengar. Penyakit ini adalah kondisi di mana muncul rasa nyeri yang hebat, pembengkakan, serta muncul rasa panas di area persendian.

 

Bukan cuma orang tua, orang-orang yang terbilang muda di kisaran usia 30 tahun juga bisa mengalami gangguan ini.

 

Beberapa sumber menyebutkan bahwa tubuh sebenarnya memproduksi asam urat. Dalam kondisi yang normal, asam urat dikeluarkan melalui urin. Namun, bila jumlah asam urat berlebihan di dalam tubuh, maka zat tersebut bisa jadi menumpuk dan membentuk kristal di sekitar sendi. Penumpukan inilah yang memicu peradangan serta rasa nyeri pada sendi.

 

Salah satu cara untuk meminimalkan risiko penyakit asam urat adalah menjalankan pola hidup sehat dan menjaga pola makan dengan mengurangi konsumsi makanan yang kaya kandungan purin.

 

Mengutip halodoc.com, tahu dan tempe merupakan salah satu makanan yang dapat menyebabkan kekambuhan pada pengidap asam urat karena tingkat purin yang ada di dalamnya cukup tinggi. Meskipun begitu, kebanyakan ahli menyatakan jika makanan yang terbuat dari kedelai tersebut masih dalam tahap wajar untuk dikonsumsi orang dengan gangguan asam urat. 

 

Makanan mengandung purin lainnya, seperti kerang dan daging, dapat menyebabkan peningkatan pada kadar asam urat di tubuh. Namun, ketika mengonsumsi tahu dan tempe, terjadi efek yang berbeda. Makanan tersebut mempunyai risiko yang lebih kecil untuk menyebabkan kristal natrium yang terbentuk di sendi. 

 

Meski begitu, tidak semua pengidap asam urat dapat mengalami kekambuhan setelah mengonsumsi tahu dan tempe. Karena dalam tahu dan tempe terdapat kandungan yang dapat meningkatkan ekskresi pada asam urat. Sehingga tahu dan tempe tidak selalu berperan dalam meningkatkan risiko kekambuhan penyakit tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat! [*]



Create By : Admin
Artikel Lainnya