
Gaya hidup dan pola makan yang sehat bakal lebih menjamin kesehatan serta kekebalan tubuh. Selain berolahraga dan istirahat yang cukup, penuhi asupan harian dengan makanan berserat.
Kesibukan kerja dan aktivitas lain membuat orang seringkali lupa untuk menjaga asupan makan. Selama makanan itu enak dan mengenyangkan, cukup. Padahal, makanan tersebut belum tentu baik untuk tubuh, sebaliknya malah merugikan dengan kandungan garam dan kalori yang sangat tinggi.
Belum lagi sering mengonsumsi minuman dengan kandungan gula tinggi dan gaya hidup sedentary alias mager (malas gerak), kurang aktivitas fisik, yang bisa memicu kondisi kesehatan tubuh semakin memburuk.
Guna tetap menjaga kekebalan dan kondisi kesehatan tubuh, setiap orang perlu memerhatikan kandungan makanan yang akan disantap, antara lain kandungan seratnya.
Laman healthline menyebut bahwa serat punya beberapa manfaat bagi tubuh antara lain menjaga berat badan; membantu menurunkan kadar kolesterol; menurunkan risiko penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke; serta membantu menjaga kesehatan usus dan pencernaan.
Seberapa banyak serat yang direkomendasikan untuk diasup dalam sehari? USDA memberikan rekomendasi berikut ini: perempuan di bawah 50 tahun sebanyak 25-28 gram per hari, laki-laki di bawah 50 tahun sebanyak 31-34 gram per hari, perempuan usia 51 ke atas sebanyak 22 gram per hari, dan laki-laki usia 51 ke atas 28 gram per hari.
Lantas, makanan apa saja yang dapat dikonsumsi? Dr. Siti Mutia Rahmawati, SKM, M.Si dalam presentasinya menulis beberapa sumber pangan dan kandungan seratnya per 100gr. Salah satu sumber pangan itu adalah tempe.
Iya, tempe adalah salah satu makanan dengan kandungan serat pangan yang tinggi. Bayangkan saja, dalam 100 gram tempe segar, terdapat 1,4 gram serat. Ini memang lebih rendah dibandingkan kacang kedelai dengan kandungan 3,2 gram, atau kacang panjang dengan kandungan 2,7 gram.
Namun, jika dibandingkan dengan pangan lain, kandungan serat dalam tempe segar masih lebih tinggi. Misalnya dibandingkan wortel (1,0 gram), apel (0,8 gram), atau bayam (0,7 gram). Sementara daging, ikan, dan ayam sama sekali tidak mengandung serat.
Patut diingat bahwa bukan berarti kita bisa mengonsumsi satu sumber pangan saja dan mengabaikan yang lain. Kita tetap perlu mengonsumsi makanan lain karena kandungan vitamin dan gizi yang terkandung berbeda-beda dan penting untuk mendukung kesehatan tubuh.
Tempe, yang sering dianggap sepele, bisa masuk dalam menu makanan dan membantu mencukupi kebutuhan serat harian. [*]