
Tahukah kamu kalau kebanyakan orang akan kehilangan massa otot seiring pertambahan usia?
Terlebih setelah usia 30 tahun, massa otot seseorang akan lebih cepat merosot, biasanya berkurang 3-5 persen per 10 tahun. Akibat dari turunnya massa otot ini adalah membuat tubuh menjadi lemah, sulit bergerak, dan rentan jatuh, apalagi jika massa tulang juga menurun.
Selain karena usia, laman hellosehat.com juga memaparkan bahwa selain karena penuaan, kehilangan massa otot juga dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti kurang aktivitas fisik, malnutrisi, serta penggunaan alkohol dan obat-obatan.
Selanjutnya, artikel di WebMD, sebagaimana dikutip harian Kompas, massa otot menurun setelah usia 50 tahun akibat resistensi anabolik, yakni saat otot rangka secara bertahap kehilangan kemampuan untuk menyintesis protein. Padahal, sintesis protein memungkinkan orang membangun kekuatan otot saat berolahraga. Ketika kemampuan itu berkurang, semakin sulit membangun serta mempertahankan massa otot.
Oleh karena itu, penting untuk tetap bergerak aktif dan didukung dengan konsumsi makanan yang tepat. Salah satu makanan yang dimaksud adalah tempe.
Sudah jadi pengetahuan umum jika tempe mengandung protein yang bisa memenuhi kebutuhan protein harian mencapai 34 persen bagi orang dewasa. Nah, di dalam tubuh, protein bermanfaat untuk menjaga kekuatan tulang serta meningkatkan massa dan kekuatan otot.
Namun, perlu juga diingat bahwa dalam proses menambah massa otot tersebut kita juga tetap membutuhkan seperti vitamin, karbohidrat, dan mineral. Jadi, semua harus seimbang, ya … [*]