Tempe bisa mendatangkan kebaikan pada orang dalam setiap tingkatan usia, dari anak-anak hingga dewasa.
Dalam laman resmi Kemenkes disebutkan bahwa tempe merupakan satu-satunya sumber nabati yang memiliki kandungan B12, di mana kandungan ini hanya dimiliki oleh produk hewani, sehingga tempe memiliki potensial yang lebih baik dibandingkan produk nabati lainnya.
Laman itu juga menyebutkan, selama proses fermentasi dalam pembuatan tempe terjadi peningkatan vitamin B12 , riboflavin (vitamin B6) meningkat 4-14 kali, niasin meningkat 2-5 kali, biotin mengalami peningkatan sebesar 2-3, asam folat 4-5 kali, dan asam pentatonat hanya meningkat 2 kali lipat dibandingkan dari kandungan kedelai sebelum difermentasi.
Kandungan-kandungan itulah yang antara lain mendatangkan manfaat untuk membantu menjaga kesehatan. Mengutip dari laman healthline, berikut ini beberapa manfaat tempe bagi manusia.
Menjaga kesehatan usus Manfaat ini lantaran tempe mengandung probiotik, bakteri hidup yang bermanfaat untuk membantu mendukung sistem pencernaan. Tempe juga menjadi senjata ganda untuk kesehatan usus, bertindak sebagai probiotik dan prebiotik. Probiotik secara langsung menambahkan bakteri baik ke usus kita, sedangkan prebiotik adalah sejenis serat yang memberi makan bakteri baik ini, dan membantu mereka berkembang.
Mengendalikan nafsu makan Tempe mengandung protein yang tinggi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan kaya protein menyebabkan peningkatan metabolisme dan membantu tubuh membakar lebih banyak kalori setelah makan. Pola makan tinggi protein juga dapat membantu mengendalikan nafsu makan dengan meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.
Membantu menurunkan kolesterol Kedelai mengandung senyawa tumbuhan alami yang disebut isoflavon. Kandungan ini telah dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol. Sebuah ulasan mengamati 11 penelitian dan menemukan bahwa isoflavon kedelai mampu menurunkan kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat) secara signifikan.
Membantu menurunkan stres oksidatif Studi menunjukkan bahwa isoflavon pada kedelai juga memiliki sifat antioksidan dan dapat mengurangi stres oksidatif. Stres ini adalah Stres ini adalah kondisi yang terjadi ketika keseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan dalam tubuh terganggu. Penumpukan radikal bebas telah dikaitkan dengan banyak penyakit, termasuk diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa isoflavon dapat mengurangi penanda stres oksidatif dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh.
Membantu meningkatkan kesehatan tulang Tempe merupakan sumber kalsium yang baik, mineral yang bertanggung jawab menjaga tulang tetap kuat dan padat. Asupan kalsium yang cukup dapat mencegah perkembangan osteoporosis, suatu kondisi yang berhubungan dengan pengeroposan tulang dan tulang keropos. [*]