Sebagai bagian dari upaya promosi tempe dalam konteks budaya global, pemerintah menggelar Festival Budaya Tempe di Jakarta. Acara ini tidak hanya menampilkan instalasi seni dan sejarah tempe, tetapi juga menghadirkan berbagai program edukatif yang menyoroti nilai gizi, proses fermentasi, serta ragam olahan tempe dari berbagai daerah di Nusantara. Melalui pendekatan budaya dan edukasi, festival ini diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat bahwa tempe bukan sekadar bahan pangan, melainkan warisan budaya yang hidup dan terus berkembang.
Festival Budaya Tempe dijadikan momentum strategis untuk memperkuat narasi tempe sebagai bagian dari identitas bangsa. Pengunjung diajak mengenal tempe secara lebih mendalam, baik dari sisi budaya, kuliner, maupun edukasi kesehatan. Beragam kegiatan interaktif, pameran, hingga demo memasak tempe menjadi sarana untuk menunjukkan fleksibilitas tempe sebagai pangan tradisional yang relevan dengan gaya hidup modern dan tren global.
Sejalan dengan semangat tersebut, pemerintah juga terus mendorong pengakuan tempe di tingkat internasional. Dalam rangka mempromosikan dan mendukung Budaya Tempe yang diusulkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia, Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan melalui Direktorat Promosi Kebudayaan akan menyelenggarakan Seminar Budaya Tempe bertajuk “Tempe: Dari Kearifan Lokal Menjadi Sajian Global”. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian diplomasi budaya Indonesia, mengingat tempe memiliki sejarah panjang serta nilai-nilai luhur yang mengakar kuat dalam kebudayaan masyarakat Indonesia.
Seminar tersebut akan dilaksanakan pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Ruang Graha Utama, Gedung A lantai 3, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan jadwal kegiatan sebagaimana terlampir. Melalui forum ini, para pemangku kepentingan, akademisi, pelaku UMKM, hingga komunitas tempe diharapkan dapat bertukar gagasan, memperkuat jejaring, serta menyusun langkah strategis untuk membawa tempe ke panggung global.
Melalui penyelenggaraan Festival Budaya Tempe dan Seminar Budaya Tempe ini, pemerintah menegaskan komitmennya dalam melestarikan sekaligus mempromosikan tempe sebagai warisan budaya Indonesia yang bernilai global. Diharapkan, rangkaian kegiatan ini tidak hanya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap tempe, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi budaya dunia melalui pangan tradisional yang sarat makna.